Search
  • Clev Indonesia

Tren 2021: Bagaimana Gamifikasi Mendukung Pengembangan SDM?



Gamification atau gamifikasi, istilah yang sering kita dengar menjadi topik obrolan sejak beberapa bulan terakhir terutama dalam konteks pembelajaran. Sebenarnya konsep gamifikasi bukanlah hal yang baru. Menggabungkan elemen dalam game ke dalam konteks non-game sudah lama ada. Tapi sepertinya topik ini masih cukup baru di dunia HR. Terlebih karena gamifikasi yang ada saat ini dikombinasikan dengan penggunaan teknologi industri 4.0 seperti augmented reality (AR) dan virtual reality (VR). Tapi, gamifikasi tidak melulu harus AR dan VR. Platform LMS yang dilengkapi fitur ranking, misi, dan reward juga termasuk gamifikasi.


Gamifikasi untuk mendukung pembelajaran

Seperti yang telah dibahas sebelumnya mengenai 6 Tren Pengembangan SDM di 2021, gamification untuk pembelajaran dan pengembangan karyawan akan semakin meningkat tahun ini. Kenapa pembelajaran dan pengembangan SDM dengan gamifikasi menjadi semakin populer terutama sejak pandemi melanda? Saat pembelajaran tidak mungkin diadakan secara offline seperti yang selama ini dilakukan, maka jalan satu-satunya adalah online learning.


Baca juga: 6 Tren Pengembangan SDM di 2021


Namun tantangan dari online learning adalah tidak ada supervisi langsung dari tim HR, mentor atau manajer. Karyawan diharuskan belajar mandiri di kediaman masing-masing sehingga perlu kesadaran dan motivasi intrinsik untuk menyelesaikannya. Belum lagi memastikan karyawan memahami dan mampu mengaplikasikan apa yang telah mereka pelajari. Ada beberapa penelitian menyatakan 90% skill baru akan terlupakan dalam kurun waktu satu tahun. Hal ini tentu mengkhawatirkan karena perusahaan sudah mengeluarkan biaya untuk pengembangan karyawan, tapi hasilnya justru berbanding terbalik.


Menambahkan elemen gamifikasi di LMS

Pembelajaran online bisa dilakukan melalui webinar atau platform learning management system (LMS). Di platform LMS, karyawan bisa memilih media belajar mulai dari teks hingga video. Sayangnya, jika pembelajaran hanya dilakukan dengan cara demikian bisa membosankan dan berujung pada penurunan motivasi belajar dan pemahaman materi yang tidak maksimal. Menambahkan elemen gamifikasi pada platform LMS jadi solusi yang cukup mudah untuk membuat proses pembelajaran lebih menyenangkan.


Kelebihan gamifikasi salah satunya adalah mengubah perilaku manusia. Misalnya, menambahkan elemen progress bar dan misi harian di LMS dapat mendorong karyawan untuk menyelesaikan misi dan mencapai angka 100% di progress bar. Belum lagi jika perusahaan memberikan reward setelah karyawan berhasil menyelesaikan misi atau memenuhi progress bar. Ingin memunculkan jiwa kompetitif karyawan? Leaderboard atau ranking bisa jadi opsi. Atau ingin menjadikan pembelajaran lebih imersif? Gunakan media AR/VR.


Baca juga: 4 Kelebihan Pembelajaran Visual Untuk Pelatihan Karyawan


Meningkatkan performa karyawan

Terus menerus terisolasi di rumah dapat menyebabkan stres dan akhirnya menurunkan performa karyawan. Kita sebagai manajer bisa mendorong karyawan untuk menggunakan pembelajaran dengan gamifikasi sebagai penghilang stres. Memberikan anggapan bahwa mereka bisa belajar seolah sedang bermain game.



Gamifikasi dengan mekanisme permainan dan elemen menyenangkannya juga dapat meningkatkan partisipasi dan perhatian karyawan, menghasilkan kebahagiaan yang lebih besar, keterlibatan yang lebih baik, dan produktivitas yang lebih besar karena gamifikasi bisa membuat karyawan memahami dan mengaplikasikan ilmu yang didapat lebih baik. Lebih jauh lagi, gamifikasi juga dapat digunakan manajer sebagai alat untuk memonitor kinerja tiap individu dan mempersiapkan pemimpin-pemimpin berikutnya.


15 views0 comments