Search
  • Clev Indonesia

Perbaikan 6 Aspek untuk Kualitas SDM Indonesia yang Lebih Baik

Updated: Feb 22


Menuju target Indonesia Emas 2045, kualitas SDM harus menjadi fokus utama. Saat ini kualitas SDM di Indonesia sudah mulai meningkat. Menurut laporan The Human Capital Index 2020 Update: The Human Capital in the Time of COVID-19 yang dikeluarkan oleh Bank Dunia, nilai Human Capital Index (HCI) Indonesia tahun ini adalah sebesar 0,54, meningkat dari 0,53 di tahun 2018. Tapi sayangnya durasi waktu sekolah anak-anak Indonesia menurun dari 7,9 menjadi 7,8.


Meskipun nilai HCI meningkat, namun nilai yang diperoleh Indonesia masih lebih rendah dibanding negara serupa seperti Vietnam dan Thailand. Indonesia masih harus mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga. Untuk memperbaiki pendidikan Indonesia, Bank Dunia merekomendasikan 6 aspek mengenai apa saja yang harus dilakukan Indonesia untuk memperbaiki dan memperkuat kualitas pembelajaran masyarakatnya.


1. Memastikan semua anak mendapatkan permulaan yang baik

Indonesia dapat mewajibkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas selama dua tahun dan tentunya pendidikan dapat diakses oleh semua sehingga anak-anak datang ke sekolah siap untuk belajar. Hal ini dapat memperkuat cakupan dan kualitas pendidikan anak usia dini dengan mengalokasikan dana yang cukup baik di tingkat pusat maupun kabupaten.


2. Fokus pada pembelajaran untuk semua

Fokus pada pembelajaran dibutuhkan di seluruh sistem pendidikan. untuk memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal, terutama mereka yang miskin, tinggal di daerah terpencil, atau penyandang disabilitas.


3. Menilai dan menjembatani kesenjangan pembelajaran

Indonesia dapat menggunakan penilaian siswa untuk memberi tahu para guru tentang apa yang tidak diketahui siswa, dan kemudian para guru bisa memberi dukungan yang lebih tepat sasaran untuk siswa yang membutuhkan bantuan lebih lanjut. Hal ini sangat penting terutama dalam kegiatan pemulihan dan peningkatan pasca Covid.


4. Memilih, mempersiapkan dan mendukung guru

Guru yang terlatih dengan baik dan memiliki motivasi mengajar adalah unsur paling mendasar dalam kegiatan pembelajaran setelah siswa itu sendiri. Untuk meningkatkan pembelajaran siswa, Indonesia perlu memilih calon guru terbaik dan mendukung mereka secara lebih efektif, baik sebelum mereka masuk kelas maupun sepanjang karir mereka.


5. Memperkuat mekanisme akuntabilitas

Memperkuat kapasitas dan pelaporan di tingkat sub nasional sehingga dukungan dan perhatian dapat diarahkan ke bidang-bidang yang paling membutuhkan.


6. Membangun sistem pendidikan yang lebih tangguh

Indonesia dapat berinvestasi dalam kapasitas pengajaran dan pembelajaran online, sistem penyimpanan data, dan infrastruktur tahan bencana untuk memastikan kesinambungan pembelajaran. Terutama saat terjadinya pandemi COVID seperti saat ini dan juga untuk mempersiapkan tantangan masa depan.


2045 masih 25 tahun lagi. Masih banyak PR yang harus diselesaikan jika ingin mewujudkan Indonesia maju, menjadi negara dengan perekonomian terkuat dan pusat ekonomi dunia. Kuncinya ada pada pengembangan kualitas generasi penerus bangsa melalui sistem pendidikan yang lebih terstruktur dan terfokus sehingga masyarakat Indonesia mampu menguasai ilmu pengetahuan dan memiliki kompetensi yang tinggi.



Referensi:

World Bank. 2020. The Human Capital Index 2020 Update: Human Capital in the Time of COVID-19. World Bank, Washington, DC. © World Bank.

World Bank. 2020. The Promise Of Education in Indonesia. World Bank, Washington, DC. © World Bank.

12 views0 comments