Search
  • Clev Indonesia

Fakta dan Data Menarik Tentang Pengembangan SDM



Dua megatren global, perubahan teknologi dan globalisasi memacu para tenaga kerja untuk ikut berubah menyesuaikan perkembangan. Banyak dari orang-orang ini yang mulai sadar bahwa perubahan teknologi dan globalisasi sedikit banyak memiliki pengaruh pada pekerjaan mereka, dan keadaan ini akan terus berlanjut.


Dari survei yang dilakukan oleh Boston Consulting Group bersama The Network kepada 366 ribu orang dari 197 negara, ditemukan hasil yang menarik. Berikut merupakan beberapa rangkuman dari hasil survei tersebut:


  • 61% responden percaya bahwa pekerjaan yang mereka lakukan saat ini akan sangat dipengaruhi oleh perubahan teknologi maupun globalisasi.

  • Orang-orang yang sangat yakin bahwa megatren global akan sangat mempengaruhi pekerjaan mereka kebanyakan bekerja di sektor digital expert (73%), digital and analytic (76%), IT dan teknologi (73%), marketing and communication (66%), sains dan riset (66%), serta media dan komunikasi (66%).

  • Dari rata-rata global, 49% orang yakin bahwa perubahan pekerjaan akan didorong oleh teknologi baru seperti otomasi, artificial intelligence, dan robotik. Sementara 45% yakin bahwa perubahan pekerjaan mereka akan didorong oleh faktor globalisasi.

  • 54% orang-orang di Indonesia lebih yakin bahwa globalisasi mendorong adanya perubahan pada pekerjaan mereka.

  • Dari sisi kemauan untuk belajar, Indonesia termasuk dalam golongan adaptor proaktif. Orang-orang dari negara yang masuk dalam golongan adaptor proaktif percaya bahwa megatren akan sangat mempengaruhi pekerjaan mereka. Hal tersebut dapat menjelaskan mengapa mereka menghabiskan banyak waktu untuk belajar.

  • Responden lebih cenderung menghabiskan banyak waktu untuk belajar jika mereka bekerja untuk diri mereka sendiri, baik karena freelance (74%) atau wiraswasta dalam beberapa kapasitas lain (70%). Tetapi jumlah karyawan fulltime yang menghabiskan banyak waktu untuk belajar juga cukup besar yaitu 62%.

  • Teknologi baru dan cara kerja baru telah mempengaruhi preferensi orang-orang dalam belajar. Mayoritas lebih memilih belajar secara mandiri (63%), OJT (61%) dan belajar melalui platform elearning online (54%) daripada harus belajar dengan metode tradisional seperti seminar dan kursus di institusi.

  • Agar bisa unggul di masa depan, para responden percaya bahwa mereka perlu memiliki banyak kemampuan sehingga mereka bisa berkolaborasi dengan baik serta berpikir lebih kritis. Mereka sangat mementingkan komunikasi yang solid dan keterampilan analitis, diikuti dengan meningkatkan kepemimpinan dan keterampilan problem solving yang kompleks.

  • Responden dari Indonesia menempatkan kemampuan analitik, kemampuan komunikasi dan kreativitas sebagai kemampuan yang paling penting yang harus dimiliki.

  • 67% responden global bersedia untuk melakukan reskilling dalam keadaan apapun, sedangkan 29% akan melakukan reskilling jika mereka menemui hambatan serius dalam mencari pekerjaan.

  • 72% responden dari Indonesia bersedia melakukan reskilling dalam keadaan apapun.

  • Kemauan untuk reskilling dan upskilling berbeda di setiap negara, pekerjaan, usia dan tingkat pendidikan.

  • Semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin kecil keinginan mereka untuk mempertimbangkan reskilling untuk peran yang berbeda. Hal ini disebabkan karena mereka telah banyak menginvestasikan waktu mereka di pendidikan mereka.

Sikap terhadap pengembangan diri, perbedaan demografis dan regional, dan preferensi orang tentang cara mereka ingin belajar semuanya memiliki implikasi bagi perusahaan dan pemerintah. Perusahaan harus menyadari tren ini sehingga mereka dapat mempersiapkan tenaga kerja mereka di masa depan dan membuat diri mereka lebih menarik bagi calon kandidat.


Pemerintah harus mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas sehingga mereka dapat mendukung program pelatihan kerja dan program lain agar masyarakat bisa tetap bekerja serta mempersiapkan kaum muda untuk memasuki angkatan kerja. Dan untuk individu yang ingin tetap kompetitif dan dilirik di pasar tenaga kerja yang terus berubah, mereka harus selalu memperbarui keterampilan mereka dan memaham8 bahwa pembelajaran dan pelatihan di lingkup profesional adalah komitmen sepanjang karier.


Referensi:

Decoding Global Trends in Upskilling and Reskilling, Boston Consulting Group, 2019

10 views
  • LinkedIn
  • Instagram

Address : Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.487  Rungkut, Surabaya | Phone : (031) 8709625

© Copyright 2020 Lanius Inovasi Indonesia, Inc. All right reserved. Various trademarks held by respective owners